Lantunan sholawat dan pesan keagamaan menggema di Lapangan Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Selasa (25/8/2026). Ribuan masyarakat mengikuti Pengajian Akbar dan Brebes Bersholawat yang digelar Pemerintah Kabupaten Brebes dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut menghadirkan ulama kondang asal Bojonegoro, KH. Anwar Zahid. Selain menjadi ajang memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma , SE, M.M., menyampaikan rasa bahagia atas kehadiran KH. Anwar Zahid di Kabupaten Brebes. Ia berharap kehadiran ulama tersebut membawa doa dan keberkahan bagi masyarakat serta daerah.
“Sangat bahagia dan bangga kedatangan Bapak KH. Anwar Zahid. Minta didoakan agar semua kebaikan dan keberkahan turun di tanah Brebes,” ujar Paramitha.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi mengingatkan kita pada teladan baik Nabi Muhammad agar bisa kita tiru,” katanya.
Momentum Maulid Nabi tersebut juga dikaitkan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bupati berharap nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dapat terus menginspirasi masyarakat untuk menjaga persatuan sekaligus ikut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Brebes.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Anwar Zahid menyampaikan doa agar Kabupaten Brebes semakin maju, makmur dan sejahtera di bawah kepemimpinan Bupati Paramitha.
“Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Bupati Paramitha, Brebes makin makmur, makin maju, makin sejahtera,” tutur KH. Anwar Zahid.
Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT. Menurutnya, nikmat yang diterima manusia pada dasarnya merupakan ujian untuk melihat apakah seseorang semakin meningkatkan kebaikan atau justru sebaliknya.
“Kita diberi nikmat sebenarnya sedang diuji, kita tambah baik atau tambah mundur. Kalau nikmat selalu kita syukuri akan menjadi barokah, kalau dikufuri jadi musibah,” jelasnya.
Pesan tersebut mengajak masyarakat untuk menjadikan rasa syukur sebagai bagian dari kehidupan sekaligus memperbanyak amal kebaikan. Keteladanan Rasulullah SAW juga diharapkan tidak berhenti pada peringatan Maulid, tetapi diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Perpaduan peringatan Maulid Nabi dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pesan tersendiri bagi masyarakat Brebes. Nilai religius, persaudaraan, gotong royong dan kecintaan terhadap tanah air diharapkan dapat berjalan beriringan dalam membangun daerah.
Melalui kegiatan Pengajian Akbar dan Brebes Bersholawat, Pemerintah Kabupaten Brebes berharap semangat keagamaan dan kebangsaan semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut. Lantunan sholawat serta tausiyah KH. Anwar Zahid menambah semarak rangkaian peringatan Maulid Nabi sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di juga : Kabupaten Brebes.
Semangat Maulid Nabi dan semangat kemerdekaan menjadi satu pesan: bersyukur, bersholawat, menjaga persatuan, serta bersama-sama membangun Brebes yang semakin maju, makmur dan sejahtera. (***)
Tags
Desa