Kabar Brebesku ( Brebes )
Pemerintah Kabupaten Brebes serius menyiapkan generasi muda yang melek demokrasi sekaligus tangguh menghadapi ancaman era digital.
Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Pemkab Brebes menggelar Pendidikan Politik bagi Mahasiswa, Jumat (12/12/2025), dengan penekanan pada peran strategis mahasiswa dalam demokrasi serta kewaspadaan terhadap judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal.
Baca juga : https://kabarbrebesku.blogspot.com/2025/12/brebes-tegaskan-komitmen-inklusi-bupati.html?m=1
Kegiatan yang berlangsung di Saung Teras Banyu, Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba itu diikuti 76 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Brebes.
Forum ini menjadi ruang dialog kritis sekaligus refleksi bagi mahasiswa untuk memahami perannya sebagai generasi penentu arah bangsa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Bakesbangpol Brebes Moch. Reza Prisman, S.SiT., M.Sc., Kabid Poldagri dan Ormas Fetiana Dwiningrum, S.IP., M.Si., Manager OJK Kabupaten Tegal Kukuh Harisman, serta Founder Forum Guru Besar dan Dosen Putera Puteri Brebes (Yayasan Rumah Cinta Brebes) M. Munawir Lasiyono, S.T., M.T., bersama jajaran staf Bakesbangpol.
Dalam paparannya, Moch. Reza Prisman menegaskan bahwa kritik terhadap negara harus dibangun di atas pemahaman yang utuh tentang bangsa sendiri.
Menurutnya, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak hadir begitu saja, melainkan dijaga oleh kesamaan ideologi, sejarah perjuangan, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan positif, kritis menyaring informasi, dan fokus membangun kapasitas diri serta jejaring.
Sementara itu, Manager OJK Kabupaten Tegal, Kukuh Harisman, mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak praktik pinjaman online ilegal yang kerap menyasar generasi muda. Ia memaparkan perbedaan pinjol legal dan ilegal, termasuk risiko kebocoran data pribadi dan bunga mencekik
Kukuh juga menegaskan bahwa judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman serius bagi masa depan individu dan keluarga. OJK, lanjutnya, terus berkomitmen memblokir rekening yang terindikasi terkait aktivitas judol.
Penegasan peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) dan kontrol sosial juga disampaikan Founder Forum Guru Besar dan Dosen Putera Puteri Brebes, M. Munawir Lasiyono.
Baca juga : https://kabarbrebesku.blogspot.com/2025/12/rs-prima-insan-mulia-resmi-beroperasi.html?m=1
Ia mengajak mahasiswa menjaga kualitas demokrasi dengan memegang tiga prinsip dasar dalam kehidupan, yakni respect to people, respect to time, dan respect to system.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Brebes berharap mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran politik, integritas, serta ketahanan moral dalam menghadapi tantangan demokrasi dan derasnya arus digital. (***)
Tags
Desa